Gubernur H.Bibit Waluyo Kunjungi Waduk Kedung Ombo Jangan Sampai Terjadi Rebutan Air Lagi

Metro Realita News
Lokasi Waduk Kedung Ombo terletak di Desa Rambat, Kec. Geyer kurang lebih 29 Km kearah selatan kota Purwodadi. Waduk ini merupakan salah satu bendungan terbesar yang pernah dibangun oleh pemerintah.Waduk yang mulai dibangun sekitar tahun 1980 dan selesai pada tahun 1991.Waduk Kedung Ombo tidak hanya terletak di Kab. Grobogan melainkan menjadi batas wilayah antara Kab. Sragen dan Kab. Boyolali. Waduk ini dibangun pada pertemuan Sungai Uter dan Sungai Serang yang terletak persis di Dukuh Kedungombo, Desa Ngrambat, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.
Setelah melakukan pengecekan realisasi bantuan dari Pemprov Jawa Tengah.Gubernur meninjau pelaksanaan hasil pemanfaatan bantuan sosial pengembangan dan peningkatan manfaat pendidikan tahun 2009 di SMK Kota Salatiga. Bantuan ini senilai Rp. 43 juta untuk rehap ruang kelas dan selesai 100 persen. Dilanjutkan ke MTS Kabupaten Boyolali untuk meninjau pelaksanaan pekerjaan pondasi, senilai Rp. 64 juta.dan kunjungan terakhir pada hari ini berlokasi di sekitar Waduk Kedung Ombo (WKO) tepatnya di Desa Rambat, Kecamatan Geyer,Kabupaten Grobogan yang mempunyai area seluas kurang lebih 6.576 Ha yang terdiri dari lahan perairan seluas 2.830 Ha dan lahan dataran seluas 3.746 Ha. Gubernur dijadwalkan mengunjungi langsung rumah warga penerima bantuan CSR Bank Jateng untuk perbaikan rumah. Bantuan lainnya dari CSR PT. Sidomuncul bersama PT. Kacang Dua Kelinci berupa ternak kambing.
Gubernur Jawa Tengah dan rombongan tiba di pintu air waduk didampingi Bupati Grobogan H .Bambang Pudjiono,SH beserta muspida setempat. Selain untuk melihat kondisi waduk kedung ombo tersebut Gubernur juga bertemu ratusan petani Desa Rambat dan mengecek bantuan rehabilitasi 85 rumah dan bantuan ternak di Kecamatan Geyer. Tepatnya Ds Rambat WKO ini juga dikembangkan menjadi obyek wisata Tirta, Hutan, Budaya dan Agrowisata. Pada hari Minggu dan liburan sekolah WKO ini masih ramai dikunjungi para wisatawan.
Dalam Pidatonya Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, meminta penggunaan air di sepanjang aliran Waduk Kedung Ombo (WKO) yang tidak berizin,untuk segera ditertibkan.Sebab saat Masa Tanam Pertama ( MT1 ) yang berlangsung, terjadi protes petani dari daerah Undaan, Kudus, yang mempertanyakan pembagian air di jaringan irigasi WKO dirasa kurang jelas.’’WKO harus fokus pada pengairan untuk irigasi.Jangan sampai ada penggunaan air dari sini yang tidak begitu mendesak. Semisal, air baku pabrik air mineral, serta keramba,’’ kata Gubernur pada kunjungannya di Desa Rambat, Kecamatan Geyer, Grobogan, Sabtu (18/10).Kunjungan ini bertujuan untuk bahan rapat (Senin. 19/10), bersama enam Bupati yang wilayahnya dilalui dan memanfaatkan waduk tersebut masing masing adalah Bupati Grobogan, Demak, Jepara, Kudus, Pati, dan Rembang.Semoga kedepan Petani sudah tidak lagi saling berebut air.”kata Gubernur (Gus Murgan)

Metro Realita News

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...