Grobogan Metro Realita Gedung SD N 9 yang terletak di Jantung kota Purwodadi atap dari plapon roboh.Fenomena ini mengakibatkan proses belajar dan mengajar terhambat.Tepat pada ruang kelas 1 dan 2 ini kayu sebagai penyangga Esbes plapon sudah rapuh karena termakan usia.Sementara anak kelas 1 diberi ruang lain untuk mendapatkan pelajaran.Lebih ironis lagi kayu dan genting
jaman dahulu masih dipakai padahal banyak sekali genting yang ngolet dan pecah sehingga bila pada musim hujan kayu penyangga genting basah sehingga menyebabkan lapuk.
Ambrolnya plapon atap dua ruang gedung SD 9 Purwodadi dinilai Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Grobogan H .SugiyantoSH ,MH karena lamanya bangunan yang belum mendapatkan bantuan renovasi “Analisa kami, atap bangunan yang sudah keropos itu ambol karena banyak sekali kayu tinggalan jaman dahulu yang sudah keropos yang disebabkan karena kebocoran oleh air hujan ,beruntung sekali sampaisaat ini belumadasiswaSD N 9 yang terkena ambrolnya plapon yang sudah langka tersebut.Ditambahkanya Kadinas Pendidikan.”untuk sementara waktu karena SD N 9 masih perlu banyak bantuan maka untuk mengatasi hal tersebut akan segera doprioritaskan dan bila perlu akan segera diambilkan langsung dari bantuan dana bencana alam.”tegas H Sugiyanto .MM
Sementara Kepala Sekolah SD N 9 Suwaji SPd saat ditemui Metro Realita di ruang kerjanya .mengatakan.Demi keselamatan anak didik maka untuk ruang kelas 1 tersebut sementara kami kosongkan menginggat kami juga tidak ingin ada siswa yang terkena runtuhan plapon ,dan dalam waktu dekat kami juga berharap agar rehap gedung ini agar cepat selesai karena dalam pekerjaan ini akan dilakukan bertahap menginggat kayu dan plapon ruang kelas 1 rapuhnya merambat kekelas 2 dan 3.Harapan kami mendatang gedung ini harus segera cepat selesai.(Gus Murgan)
