Metro Realita Grobogan
Kondisi pada musim kemarau, musibah kebakaran kerap mengintai pemukiman warga. Musibah kebakaran yang terjadi beruntun di Kabupaten Grobogan, baru-baru ini sangat mencemaskan penduduk. Hingga pada musim kemarau, seperti kali ini cuaca panas menyengat dan angin kering berhembus sangat mudah sekali memicu amukan si jago merah hingga pada akhirnya ratusan juta dan nyawapun melayang seperti kejadian Di Tegowanu,
8 rumah milik enam warga Desa Kejawan, Jum’at lalu ludes terbakar. Selang sehari kemudian, giliran lima rumah milik tiga warga Dusun Truwuli, Desa Dimoro, Toroh juga habis dilalap si jago merah.
Untuk menekan intensitas musibah kebakaran, Kabag Kesra Pemda Grobogan mengimbau kepada warga agar terus waspada.seperti meninggalkan rumah harus mengontrol dahulu peralatan listrik ,atau dapat dilakukan dengan mematikan arus listri dari kontak meteran.Tabung Gas jangan ditempatkan ditempat yang hampa udara ,karena bila terjadi percikan api akan menyebabkan kebakaran ,kalau meninggalkan rumah lebih baik selang di lepas supaya lebih aman dari gangguan seperti selang sering di kereti tikus atau lupa menekan tombol of pada kompor gasnya. Selain itu juga kesigapan warga dalam memadamkan api sangat diperlukan.Seperti mempersiapkan pemadam kecil atau karung yang telah dibasahi didekatkan dengan kompor gas tersebut.Seringkali musibah kebakaran berasal dari hubungan arus pendek atau ledakan tabung gas. “Jadi ada baiknya mulai sekarang, warga mengecek seluruh instalasi listrik, serta tabung gas di rumahnya masing-masing,”Tegas Kabag Kesra Drs.H Moh. Nusyahid, MM
Karena sebagian besar rumah penduduk di Kabupaten Grobogan yang berada di pedalaman terbuat dari bahan kayu maupun bambu. Hendaknya lebih waspada seperti saat memasak di dapur menggunakan kayu di teliti lebih ulang atau sehabis memasak api langsung disiram air supaya setelah ditinggalkan akan lebih aman dari menyulutnya pijaran api yang tak di duga tersebut“Jangan biasakan menaruh barang barang yang mudah terbakar di dekat perapian seperti Bensin petasan dan obat kimia lainya Kedua bahan ini termasuk cepat merambatkan api. Agar tak terlambat, sebaiknya warga melakukan tindakan preventif sedini mungkin dengan cara mencegah sebelum terjadi,” imbuhnya (Gus Murgan)
