Gelar Pameran Akbar di Gor Simpanglima Purwodadi

Gelar Pameran Akbar di Gor Simpanglima Purwodadi
H.Icek Baskoro Beserta Muspida

PAMERAN BESAR DI GOR SIMPANGLIMA PURWODADI

Pameran Hasil Produksi Industri Kecil dan Menengah

Metro Realita

Para pengusaha dan pelaku industri memerlukan suatu wadah untuk memasarkan hasil dan produk merekamemfasilitasi hal tersebut, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Kabupaten Grobogan mengadakan Pameran Hasil Produksi Usaha Kecil dan Menengah di Gedung Olahraga (GOR) Simpang Lima Purwodadi selama 10 hari, mulai dari tanggal 28 Juli sampai 6 Agustus 2009.
Sebagai kelanjutan rangkaian dari kegiatan Disperindagtamben, adanya pameran seperti ini diharapkan agar para pelaku industri dapat lebih berinteraksi dengan masyarakat/konsumen, sehingga hasil dan produk mereka dapat lebih dikenal oleh masyarakat. Demikian disampaikan oleh Kepala Disperindagtamben Kabupaten Grobogan Drs.H.Mohammad Tohirin, ketika memberikan sambutan pada pembukaan pameran ini.

Dalam acara pembukaan pameran ini juga dilakukan penyerahan bantuan mesin ekstruder molen berjalan oleh Bupati Grobogan H. Bambang Pudjiono, SH kepada Sukarman, perwakilan dari kelompok pengrajin sentra genteng, Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari. Dengan pemberian bantuan mesin Ekstruder ini diharapkan para pengrajin genteng tersebut dapat menghasilkan genteng yang berkualitas baik dan dapat bersaing dengan genteng hasil produksi daerah lain.Acara pembukaan pameran perdagangan ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Grobogan Ibu Bambang Pudjiono, SH dengan melakukan pengguntingan pita di depan pintu masuk pameran.

Sebanyak 48 stand ikut meramaikan pameran ini, seperti stand kerajinan tangan, ukir-ukiran, meubel, makanan dan sebagainya. Dukungan terhadap para pelaku industri di Kabupaten Grobogan mutlak diperlukan, sehingga para stake holder, pemerintah, swasta dan masyarakat dapat bergerak bersama-sama untuk menigkatkan daya saing daerah. Harapannya dalam 10 tahun ke depan Kabupaten Grobogan dapat bersaing dengan Kabupaten – Kabupaten lainnya.Bupati Grobogan H. Bambang Pudjiono, SH mengharapkan agar para pelaku industri di Kabupaten Grobogan dapat benar-benar memanfaatkan ajang pameran ini sebagai sarana dan media promosi hasil industri mereka. Peran serta masyarakat juga diharapkan demi sukses dan lancarnya pameran ini.(Gus Murgan)

Penghargaan Yang DI Raih Bupati Grobogan

Bupati Grobogan Terima 3 Penghargaan Gubernur

Metro Realita Peringatan Hari Jadi Ke-48 Provinsi Jateng di halaman Balai Kota, Sabtu (15/8). Upacara itu dihadiri Muspida plus, DPRD, dan para pejabat di lingkungan Pemkot.Peringatan Hari Jadi itu, dimeriahkan atraksi perkusi oleh Dewan Kesenian Semarang (Dekase).Diiringi atraksi perkusi itu, Tim Kesenian Kota Semarang menampilkan sejumlah tarian daerah yang dikemas secara rancak. Tahun lalu, para seniman yang memainkan atraksi perkusi itu berhasil meraih the best performance pada Festival Perkusi Internasional di Malaysia.Dalam pelaksanaan upacara tersebut Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo juga memberikan 3 Penghargaan kepada Bupati Grobogan H Bambang Pudjiono ,SH antara lain

Program KB (Keluarga Berencana) Semua ini berkat eksistensi dari semua staf komponen di lingkungan pemkab Grobogan sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Grobogan dan jajaran Badan Pemberdayaan Perempuan,Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana beserta semua pihak pemangku kepentingan untuk bersatu padu, untuk merevitalisasi program KB sebagai upaya mutlak dalam membentuk keluarga yang ideal.Untuk mensukseskan program KB dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi, ini juga hasil kerja keras Drs. H. Sri Mulyadi,MM yang dapat menggerkkan ,mengajak masyarakat Kabupaten Grobogan untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera, dalam suasana kedamaian saling hormat menghormati sesama anggota keluarga.Program KB ini juga menerima penghargaan lomba, baik Tingkat Propinsi Jawa Tengah maupun Tingkat Kabuapten

Penghargaan Kedua diserahkan oleh Gubernur kepada Bupati Grobogan H.Bambang Pudjiono sebagai pengelola tanam terbaik serta Inseminasi dari petugas Disnakan yang handal ,Hal ini juga dibuktikan dalam pelaksanaan Inseminasi tersebut Dr Riyanto Disnakan dengan gigih melakukan pekerjaan di lapangan untuk mewujudkan peternak Grobogan yang dapat memberikan pelayanan prima,serta Ketua Kelompok Tani "Ngudi Luhur" Desa Kluwan Kecamatan Penawangan,dalam melaksanakan program tanam terpadu.

Penghargaan Manggala Karya Kencana dari Gubernur Jateng atas keberhasilannya menjadikan Kabupaten Grobogan menjadi kota yang bersih indah dan teratur ,atas pencapaiannya semua ini sehingga menjadikan Kabupaten Grobogan dapat mencapai prioritas pada indikator kesehatan yang layak.Penghargaan itu diserahkan langsung Gubernur dan diterima langsung oleh Bupati Grobogan H Bambang Pudjiono ,SH beserta tropi saat hadir di tempat acara upacara hari jadi Propinsi Jateng.

Setelah usai penyerahan Penghargaan tersebut ,Pemerintah Kota Semarang menyiapkan sejumlah kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Semarang. Kegiatan itu meliputi pertandingan olahraga, lomba seni, kompetisi sains, pameran, serta bakti sosial.Asisten Administrasi Informasi dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Semarang Sri Martini, yang juga ketua Panitia Hari Jadi menjelaskan, kegiatan itu telah dimulai sejak beberapa waktu lalu dan akan dipuncaki pada 2 Mei mendatang. Perayaan Hari Jadi Kota Semarang itu mengusung tema ''Mewujudkan Nilai Tradisi Semarangan dengan Memperkuat Solidaritas Antarwarga melalui Program Semarang Bergandeng Tangan''.Sri Martini mengimbau, masyarakat berpartisipasi aktif dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Semarang dengan memasang umbul-umbul dan lampu hias, serta membersihkan dan memperindah lingkungan mulai tingkat RT hingga tingkat kota. "Hari Jadi Kota Semarang merupakan milik seluruh warga kota Semarang. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama menyemarakkannya dengan berbagai kegiatan di masyarakat, sebagai bentuk kebanggaan kita sebagai warga Kota Semarang,"ungkapnya

Acara kemudian di anjutkan dengan melakukan ziarah ke makam Ki Ageng Pandanaran di Mugas, mengawali rangkaian peringatan Hari Jadi. Ziarah itu dipimpin oleh Wakil Wali Kota Semarang Mahfudz Ali, diikuti oleh para pejabat di lingkungan Pemkot. Sementara, lomba sains untuk pelajar antara lain berupa lomba mata pelajaran SMP/MTs, SMA/MA, dan olimpiade sains nasional.Selain itu juga diadakan bakti sosial, seperti ziarah dan zikir bersama, donor darah, pengobatan gratis, dan anjangsana ke panti asuhan. Seperti tahun lalu, pada Hari Jadi kali ini juga akan digelar beberapa pameran, mulai pameran UMKM, pameran flora dan fauna, serta pameran dan pesta seni rakyat di Lawangsewu.(Gus Murgan)

19 KECAMATAN SE KABUPATEN GROBOGAN

19 KECAMATAN KABUPATEN GROBOGAN

1.KECAMATAN : PURWODADI

Kantor : Jl. S. Parman No. 40 Purwodadi
Telp.
(0292) 421022

1 PURWODADI Kepala Kelurahan Purnomo

2 DANYANG

3 KALONGAN

4 KURIPAN Kepala Kelurahan Sudarno

5 KARANGANYAR

6 KEDUNGREJO

7 NGLOBAR

8 WARUKARANGANYAR

9 NAMBUHAN

10 KANDANGAN

11 NGRAJI

12 GENUKSURAN

13 NGEMBAK

14 PUTAT

15 PULOREJO

16 CANDISARI

17 CINGKRONG

2.KECAMATAN : GROBOGAN
Kantor : Jl.
Pangeran Puger No. 2 Grobogan
Telp. (0292) 421024

NO NAMA DESA/KEL

1 GETASREJO

2 REJOSARI

3 TANGGUNGHARJO

4 TEGUHAN

5 NGAMBAKREJO

6 GROBOGAN

7 KARANGREJO

8 PUTATSARI

9 LEBAK

10 SEDAYU

11 LEBENGJUMUK

12 JATIPOHON

3.KECAMATAN : TOROH
Kantor : Jl. Solo Purwodadi No. 116 Toroh
Telp. (0292) 422770

NO NAMA DESA/KEL

1 DIMORO

2 GENENGADAL

3 BANDUNGHARJO

4 GENENGSARI

5 KENTENG

6 NGRANDAH

7 B O L O H

8 TUNGGAK

9 PLOSOHARJO

10 TAMBIREJO

11 D E P O K

12 SINDUREJO

13 PILANGPAYUNG

14 K A T O N G

15 SUGIHAN

16 KRANGGANHARJO

4.KECAMATAN : WIROSARI
Kantor : Jl.
Diponegoro No. 51 B Wirosari
Telp. (0292) 61017

NO NAMA DESA/KEL

1 SAMBIREJO

2 TANJUNGREJO

3 TAMBAKREJO

4 K R O P A K

5 KALIREJO

6 DAPURNO

7 MOJOREBO

8 WIROSARI

9 K U N D E N

10 GEDANGAN

11 TAMBAKSELO

12 KARANGASEM

13 TEGALREJO

14 DOKORO

5.KECAMATAN : BRATI
Kantor : Jl.
Kudus No. 18 Brati
Telp. (0292) 659373

NO NAMA DESA/KEL

1 KRONGGEN

2 KARANGSARI

3 LEMAHPUTIH

4 MENDURAN

5 JANGKUNGHARJO

6 T E M O N

7 T I R E M

8 KATEKAN

9 TEGALSUMUR

6.KECAMATAN : KLAMBU
Kantor : Jl. Kecamatan Klambu
Telp. (0292) 659374

NO NAMA DESA/KEL

1 KANDANGREJO

2 SELOJARI

3 TARUMAN

4 PENGANTEN

5 K L A M B U

6 MENAWAN

7 TERKESI

8 JENENGAN

9 WANDANKEMIRI

7.KECAMATAN : GEYER
Kantor : Jl.
Solo Purwodadi No. 2 Geyer

NO NAMA DESA/KEL

1 R A M B A T

2 KARANGBANCAR

3 J U W O R O

4 MONGGOT

5 N G R A N D U

6 BANGSRI

7 KARANGANYAR

8 ASEMRUDUNG

9 JAMBANGAN

10 G E Y E R

11 LEDOKDAWAN

8.KECAMATAN : TAWANGHARJO
Kantor : Kec.
Tawangharjo
Telp. (0292) 61575

NO NAMA DESA/KEL

1 PULONGRAMBE

2 MAYAHAN

3 J O N O

4 S E L O

5 TAWANGHARJO

6 T A R U B

7 P O J O K

8 PLOSOREJO

9 G O D A N

10 KEMADOHBATUR

9.KECAMATAN : NGARINGAN

Sutrisno, BA
Menjabat : CAMAT NGARINGAN
Kantor : Jl. Raya Ngaringan No. 42 C Ngaringan

NO NAMA DESA/KEL

1 SARIREJO

2 KALANGDOSARI

3 NGARAP - ARAP

4 NGARINGAN

5 SENDANGREJO

6 KALANGLUNDO

7 TRUWOLU

8 P E N D E M

9 BANDUNGSARI

10 TANJUNGHARJO

11 B E L O R

12 SUMBERAGUNG

10.KECAMATAN :KRADENAN
Kantor : Jl.
Honggo Kusuman No. 26 A Kalisari Kradenan
Telp.
(0292) 61002

NO NAMA DESA/KEL

1 B A G O

2 S I M O

3 REJOSARI

4 P A K I S

5 C R E W E K

6 BANJARSARI

7 KRADENAN

8 SAMBUNGBANGI

9 SENGONWETAN

10 BANJARDOWO

11 KALISARI

12 K U W U

13 GRABAGAN

14 TANJUNGSARI

11.KECAMATAN : PULOKULON
Kantor : Jl. Raya Panunggalan No. 100 Pulokulon
Telp. (0292) 61008

NO NAMA DESA/KEL

1 RANDUREJO

2 MLOWOKARANGTALUN

3 SIDOREJO

4 JATIHARJO

5 P O J O K

6 JAMBON

7 KARANGHARJO

8 SEMBUNGHARJO

9 PULOKULON

10 JETAKSARI

11 MANGUNREJO

12 PANUNGGALAN

13 T U K O

12.KECAMATAN : GABUS
Kantor : Jl.
Gatot Subroto No. 107 Sulursari Gabus

NO NAMA DESA/KEL

1 KEYONGAN

2 SUWATU

3 PANDANHARUM

4 G A B U S

5 TLOGOTIRTO

6 NGLINDUK

7 P E L E M

8 SULURSARI

9 TAHUNAN

10 TUNGGULREJO

11 BENDOHARJO

12 KALIPANG

13 KARANGREJO

14 BANJAREJO

13.KECAMATAN : GODONG
Kantor : Jl.
Pemuda No. 6 Godong
Telp. (0292) 659001

NO NAMA DESA/KEL

1 TUNGU

2 LATAK

3 SUMURGEDE

4 SAMBUNG

5 KETANGIREJO

6 ANGGASWANGI

7 G U C I

8 WERDOYO

9 GUYANGAN

10 G U N D I

11 SUMBERAGUNG

12 KEMLOKO

13 K O P E K

14 DOROLEGI

15 KARANGGENENG

16 PAHESAN

17 WANUTUNGGAL

18 MANGGARMAS

19 TINANDING

20 MANGGARWETAN

21 HARJOWINANGUN

22 R A J E K

23 KETITANG

24 B U G E L

25 G O D O N G

26 K L A M P O K

27 B R I N G I N

28 JATILOR

14.KECAMATAN : KARANGRAYUNG

Kantor : Jl. Raya Karangrayung No. 29 Karangrayung
Telp. (0292) 659009

NO NAMA DESA/KEL

1 GUNUNGTUMPENG

2 K E T R O

3 SENDANGHARJO

4 KARANGANYAR

5 P A R A K A N

6 N A M P U

7 KARANGSONO

8 J E T I S

9 T E L A W A H

10 C E K E L

11 M A N G I N

12 SUMBERJOSARI

13 MOJOAGUNG

14 PANGKALAN

15 R A W O H

16 D E M P E L

17 T E R M A S

18 PUTATNGANTEN

19 TEMUREJO

15.KECAMATAN : PENAWANGAN

Kantor : Jl. Penawangan
Telp. (0292) 659004

NO NAMA DESA/KEL

1 L A J E R

2 BOLOGARANG

3 S E D A D I

4 T O K O

5 P E N G K O L

6 LEYANGAN

7 KARANGWADER

8 WATUPAWON

9 T U N G G U

10 J I P A N G

11 K R A M A T

12 C U R U G

13 W E D O R O

14 K L U W A N

15 KARANGPAING

16 W I N O N G

17 PULUTAN

18 W O L O

19 PENAWANGAN

20 N G E L U K

16.KECAMATAN : GUBUG
Kantor : Jl.
Jend. A. Yani No. 24 Gubug
Telp. (0292) 533301

NO NAMA DESA/KEL

1 PENADARAN

2 NGROTO

3 GLAPAH

4 GINGGANGTANI

5 JEKETRO

6 SABAN

7 MLILIR

8 PAPANREJO

9 KEMIRI

10 KUNJENG

11 TRISARI

12 KUWARON

13 ROWOSARI

14 GUBUG

15 PRANTEN

16 JATIPECARON

17 BATURAGUNG

18 TAMBAKAN

19 RINGINKIDUL

20 RINGINHARJO

21 TLOGOMULYO

17.KECAMATAN : KEDUNGJATI
Kantor : Jl. Peristis Kemerdekaan No. 89 A Kedungjati
Telp. (0292) 533317

NO NAMA DESA/KEL

1 PRIGI

2 NGOMBAK

3 KENTENGSARI

4 KARANGLANGVU

5 PANIMBO

6 PADAS

7 DERAS

8 KLITIKAN

9 KEDUNGJATI

10 KALIMARO

11 JUMO

12 WATES

18.KECAMATAN : TANGGUNGHARJO
Kantor : Jl. Raya Tanggungharjo

NO NAMA DESA/KEL

1 NGAMBAKREJO

2 KAPUNG

3 MRISI

4 KALIWENANG

5 SUGIHMANIK

6 RINGINPITU

7 TANGGUNGHARJO

8 BRABO

9 PADANG

19.KECAMATAN : TEGOWANU
Kantor : Jl.
Jend. Sudirman No. 6 Tegowanu
Telp. (0292) 533316

NO NAMA DESA/KEL

1 KEBONAGUNG

2 TLOGOREJO

3 SUKOREJO

4 TANGGIREJO

5 MANGUNSARI

6 GEBANGAN

7 MEDANI

8 TEGOWANUKULON

9 TEGOWANUWETAN

10 KEJAWAN

11 KEDUNGWUNGU

12 KARANGPASAR

13 TAJEMSARI

14 CURUG

15 PEPE

16 CANGKRING

17 TANJUNGHARJO

18 G A J I

JALAN & JEMBATAN DESA NAMPU BELUM ADA PERHATIAN PEMKAB GROBOGAN

Grobogan Metro Realita

Jembatan Desa Nampu Karangrayung penghubung jalan antara Godong Boyolali rusak parah ,Kerusakan jalan tersebut hingga (22/12) 2009 belum ada kepastian untuk perbaikan.Kondisi jalan seperti ini mengakibatkan makin hari makin melebar.menurut keterangan Kepala Desa Nampu Narno kepada Meto Realita mengatakan ,”Kondisi jalan seperti ini seharusnya segera di perbaiki ,kami sudah melakukan tambal sulam dengan cara swadaya ,berhubung jalan dan jembatan tersebut sering di lalui bus dan truk besar jurusan Gubug Karangrayung sampai Boyolali akhirnya semakin hari makin parah ,upaya yang kami lakukan untuk membuat proposal kepada Pemda Grobogan yang kami beri tembusan kepada DPRD dan PU Bina Marga serta Bupati Grobogan hingga saat ini belum pernah ada jawaban ,lalu beberapa bulan kemudian saya susul dengan proposal yang berikutnya adalah yang ke dua kali namun juga seperti itu ,belum adanya jawaban yang jelas ,padahal jalan dan jembatan yang selama ini sudah rusak saatnya harus segera direhab kembali

Desa Nampu masih juga kekurangan air bahkan supply air dari irigasi WKO tersebut ,tidak dapat mencukupi areal pertanian bahkan sebagian lahan pertanianya menggantungkan air dari tadah hujan.Desa Nampu tidak didukung adanya potensi jalan yang layak ,dan ini merupakan daerah yang Gersang

Fakta di lapangan mengatakan ,”seperti yang dikatakan warga Nampu Muslim(43)”Akibat yang ditimbulkan oleh jalan yang rusak maka biaya membengkak ,seperti hasil dari pertanian yang kami keluarkan cukup banyak seperti ongkos naik turun penghasilan di ladang harus dua kali ,bahkan Truk yang seharusnya bisa masuk sampai mendekati sawah ,kini sopirnya sudah merasa cemas ,dengan alasan takut kalau per patah sampai ban pecah ,kemudian truk harus menunggu dengan jarak yang jauhnya sampai 1 Km.”ungkap Muslim

Kendati demikian warga hanya pasrah sambil menunggu realisasi infrastruktur jalan di benahi bahwa sebagian besar Sepanjang jalan tersebut rusak bergelombang sehingga mengakibatkan tingkat kerawanan bagi pengguna kendaraan.Selain Jalan yang rusak juga faktor lampu penerangan jalan yang kurang memadai terlebih menjelang masuknya musim penghujan, beberapa titik yang menjadi pantauan tingkat kerawanan terletak di Desa Nampu dan perbatasan dukuh pelosok pedalaman desa untuk dapat menjadi prioritas dalam meminimalisir adanya tingkat Kecelakaan.

Kepala Desa Nampu Kecamatan Karangrayung Nahuri (43) mengatakan.”akan tetap Konsisten dalam menanggapi usulan dan keluhan masyarakat terhadap jalan yang rusak ,pihaknya sudah berusaha untuk memohon kepada Bupati Grobogan dengan membuat permohonan administrasi Proposal ,namun sampai saat ini belum terealisasi,harapan kami agar masyarakat sabar menunggu kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Grobogan dimana disitu mereka yang memiliki wewenang penuh ,juga kami sudah melakukan upaya atas dasar tuntutan masyarakat dengan jalan membuat proposal yang kami beri tembusan ke Bina Marga supaya dapat langsung terjun kelapangan melihat kondisi jalan Desa kami ,Dengan bekerjasama dengan pihak terkait,untuk meningkatkan infrastruktur Jalan maka juga akan tercipta sinergis jangka panjang untuk tetap memperhatikan keadaan jalan yang sudah rusak agar tingkat kerawanan kecelakaan dapat diminimalisir,”ujar Kades.

Untuk mendukung program Penyangga pangan di Kabupaten Grobogan supaya pemerintah Kabupaten Grobogan baik Melalui steak holder yang ada di pemerintahan untuk dapat merealisasikan permintaan warga, dan diharapkan pembangunan infrastruktur jalan secepatnya bisa direalisasikan,”katanya saat ditemui di kantor balai Desa Nampu Kecamatan Karangrayung pihaknya juga merencanakan adanya intruski dari program pemerintah desa untuk dapat sedini mungkin menutup jalan yang berlobang dengan swadaya masyarakat sambil menunggu bantuan dari Pemkab Grobogan “saya menghimbau agar masyarakat Desa Nampu bersabar ,karena pembangunan butuh perjuangan dari komponen masyarakat terkecil desa supaya desa kita dapat maju seperti desa lainya,”Dengan seperti ini dengan jumlah ratusan masyarakat yang menginginkan permohonan tiap bulannya agar secepatnya jalan tersebut dibangun maka kami harapkan bersabar.”imbuh kades (GUS MURGAN).........................................

DESA KRONGGEN BRATI ,9 FORMASI ,42 PENDAFTAR ,GUGUR 3

Pengisian perangkat desa di Grobogan berlangsung serentak, Senin (7/12), di 136 desa yang tersebar di 19 kecamatan. Total formasi perangkat yang dibutuhkan ada 456 jabatan.Seleksi dilakukan secara tertulis. Soalnya pilihan ganda setara dengan siswa SMP jumlahnya 100 butir. Materinya pengetahuan umum, Pancasila, UUD 1945, Bahasa Indonesia, UU Pemerintahan Daerah, dan peraturan tentang perangkat desa. Panitia ditunjuk perangkat desa dan beberapa tokoh masyarakat.Siapapun orangnya boleh ikut Tes Ujuan Perangkat desa ,tidak ada yang membatasi hak hak masyarakat baik itu keluarga ataupun siapa saja semuanya bisa ikut asalkan memenuhi persyaratan dan sesuai dengan Petunjuk Peaksanaan Teknis maupun Juklaknya.Yamg lebih terpenting lagi adalah mampu memahami materi ujian yang meliputi Pancasila dan UUD 1945,Bahasa Indonesia yang baik dan banar ,mampu memahami peraturan Perda ,Perdes ,Perbub dan pengetahuan umum lainya.Dalam peryaratan mendaftar calon erangkat desa sudah di susun tata tertib dan tentang tata cara pendaftaran yang selanjutnya masih ada ujian penyaringan sampai pembatalan dan koreksi hasil ujian bagi yang mendapat nilai tinggi akan lulus,hal ini kan sudah diatur dalam Perda Nomor 9 tahun 2006 Tentang pencalonan ,pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa ,lha kok ada saja yang masih belum tahu aturan tata tertib ini apa awalnya belum baca tata tertib langsung saja nyalon ?.”Tegas Daryana LSM Lipmas Grobogan dengan nada geramBagi yang kalah menerima kekalahanya dan yang menang juga jangan angkuh,dalam ujian tes perangkat desa Kronggen Kecamatan Brati sudah di jaga ketat oleh Muspika beserta seluruh perangkat desa ,kunjungan DPRD Kabupaten Grobogan dan anggota LSM ,Tokoh masyarakat dengan melotot mengawasi meniliti evaluasi monitoring menunggu sampai final ujian lha kok masih ada saja bikin ontran ontran,kalau hanya khawatir syudhon dengan berandai andai tidak ada bukti yang kuat tentang keberadaan istri kades yang ikut nyalon kenapa harus dipermasalahkan,toh materi yang di ujikan adalah yang membuat panitia dan panitia juga mengoreksi hasil ujian dan petugas pengoreksi adalah yang menunjuk panitia yang kemudian dituangkan dalam berita acara kemudian langsung diumumkan dalam waktu yang singkat baik pembuatan soal materi yang sudah di karantina sampai pengumuman yang sudah di jaga ketat”imbuhnya

Dari sudut pandang sepihak bagi mereka yang ikut ujian dan tidak berhasil lolos Senin (7/12),hanya menduga duga tanpa dilengkapi bukti yang kuat dapat memperparah suasana , mempertanyakan keberadaan istri kepala desa (kades) yang ikut nyalon. Mereka mengkhawatirkan hal demikian lantaran bisa mengakibatkan proses seleksi menjadi tidak fair.Nur Sri Utomo (30), salah seorang peserta tes mengatakan, dari 40 peserta tes perangkat desa, dua di antaranya adalah kerabat kades Kliwon. Pertama istrinya, Sri Supartini, melamar kepala urusan (kaur) pembangunan. Kedua, keponakan kades, Doni, yang melamar sebagai kepala dusun (kadus).Fakta yang terjadi di lapangan bahwa dalam ujian perangkat desa di Balai Desa Kronggen Kecamatan Brati yang terletak di Jl Purwodadi –Kudus Km 11 Kronggen Brati sudah berlangsung tertib ,materi ujian tertulis di susun dan dibuat oleh panitia dilakukan secara jujur dan rahasia ,hasil ujian sudah di tuangkan dalam berita acara ,kemudian peserta ujian dan ketua panitia menandatangani Palaksanaan ujian setelah ujian selesai dilaksanakan ,saat Metr Realita di lapangan tidak diketemukan kebocoran materi ujian atau soal jawaban,ujian berlangsung aman dan Jurdil Sementara, ketua panitia Hardijono saat di temui Metro Realita mengatakan.” proses seleksi tetap dilakukan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan bupati dan aturan yang ada.dan belum adanya pelanggaran yang dilakukan oleh peserta ujian seperti ,Peserta ujian maupun panitia tidak ada yang tertangkap tangan mengenai kebocoran soal ,semua dilaksanakan apa adanya dan penuh tanggung jawab ,apalagi pengkodisian hal ini tidak pernah terjadi dan semuanya di tentukan dari kecerdasan masing masing peserta dalam pemahaman materi yang di ujikan,tentang adanya gosib yang menduga duga tolong hal ini dihilangkan karena ini merupakan fitnah sepihak.”sak elek eleke kulo niki nggih sampun ngertos aturan kalian sangsi kok pak mulo yen iso nggih mboten usah neko neko sing lempeng mawon.”kata Hardijono

Menanggapi surat Pernyataan tersebut bagi para peserta sebelum masuk tes awalnya juga harus menandatangi daftar hadir yang kemudian tanda tangan terakhir adalah tanda tangan Berita acara sesuai dengan petunjuk teknis pengisian perangkat desa tahun 2009 Perbup No.10 Tahun 2009 Pada Huruf .E (Tentang Ujian Penyaringan)”Peserta harus membuat surat pernyataan sendiri untuk menandaskan pelaksanaan seleksi sudah sesuai aturan,” kata Hardijono Kepala Desa Kronggen,Kecamatan Brati Kliwon Utomo saat di temui Kontras, seleksi perangkat desa diikuti 42 orang untuk memperebutkan sembilan jabatan. Yakni dua kadus, tiga kaur, dan empat modin. Namun yang datang ikut ujian sebanyak 39 orang,Calon yang tidak bisa hadir dalam Tes Penerimaan calon perangkat desa antaralain adalah Sutarman Formasi sebagai Kaur Keuangan ,Ahmad Solekan Formasi sebagai Modin Kronggen ,dan Junaidi Formasi Sebagai Modin Mayang.Dalam ujian perangkat desa Kronggen bagi yang Berhasil lulus adalah sebagai berikut Gudiyono Formasi Kadus Sembukan dengan nilai 97 ,Romdoni dengan formasi Formasi Kadus Karangasem dengan nilai 93 ,Sri Suparatini Formasi Kaur Pembangunan dengan jumlah nilai 93 ,Suwiknyo Formasi Kaur Kesra nilai 98 ,Khosiin Formasi Modin Kronggen nilai 88 ,Faruroji Formasi Modin Sinawah nilai 88 ,M Mustakim Formasi Formasi Modin Mayang nilai 80 ,Mukidi Formasi Modin Sembukan dengan nilai 84 ”istri saya memang juga ikut dalam ujian alhamdulilah juga berhasil lolos tanpa ada sabotase dan kecurangan,” ungkap Kades dengan wajah penuh kepolosan (Bagus Murgan)

GIAT BUPATI MENANAM SEJUTA POHON

Bertempat di Kecamatan Gundih telah dilaksanakan PENCANANGAN PENANAMAN SEJUTA POHON SECARA MASAL TAHUN 2009 Dalam acara pencanangan ini dihadiri MUSPIKA,MUSPIDA PNS di lingkungan Kecamatan Gundih, semua PNS Desa, semua Kepala Desa, Koramil Gundih, Kepolisian Sektor Gundih, Organisasi Wanita ( PKK Gundih dan Bhayangkari ), Perangkat Desa serta warga masyarakat. Dalam amanatnya Bupati Grobogan H Bambang Pudjiono SH menyerukan kepada semua elemen masyarakat untuk merubah perilaku yang selama ini belum peduli terhadap kelestarian lingkungan, mulai hari ini untuk bersama-sama berbuat untuk melestarikan lingkungan sekitar kita, dengan cara setiap keluarga menanam pohon baik pohon lindung maupun pohon produktif minimal 5 pohon, tidak membakar jerami di sawah, semua keluarga mempunyai sumur resapan air serta penanaman turus jalan. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk mengantisipasi pemanasan global yang berakibat menjadi kacaunya pranatan musim, musim kemarau yang sangat panas, musim hujan yang sangat tinggi curah hujannya.Dalam Kondisi seperti ini Bupati juga berharap agar masyarakat selalu meningkatkan menanam penghijauan supaya Grobogan nampak lebih asri nyaman dan sejuk ,bahkan tanaman yang berdiri di bumi Grobogan akan dapat mengurangi Kerusakan sumber daya hutan dan lingkungan yang berada di wilayah Grobogan.”Ungkapnya

Setelah kemarau yang panjang di Kabupaten Grobogan membawa dampak buruk bagi tanaman palawija ,Khusunya tanaman pangan,akibat cuaca panas dan banyak tubuhan kekurangan air ini merupakan dampak lingkungan yang terjadi karena hutan mulai gundul ,dan seluas 1.746 hektare tanaman di Kabupaten Grobogan mengalami Puso,di berbagai kecamatan Kabupaten Grobogan mengalami kekurangan air padahal sudah memasuki masa panen.

.”Pemkab mengajak masyarakat kembali menggiatkan budaya menanam dengan kampanye one man one tree (satu orang tancapkan satu batang pohonred)."Kerusakan alam sangat berpengaruh, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kehidupan manusia. Salah satunya adalah pemanasan global," imbuhnya"Pencanangan Hari Menanam Pohon Indonesia", di wilayah BKPH Juworo, KPH Gundih, Selasa (1/12).

Turut mendampingi sejumlah anggota muspida Grobogan. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyebaran benih ikan tawar di areal Waduk Kedungombo.Diakui, jika sebagian wilayah hutan di Grobogan, seperti di KPH Gundih dan sekitarnya sudah rusak. Hal itu karena penjarahan hasil hutan yang terjadi pada awal reformasi lalu.Ia meminta kepada masyarakat secara sungguh-sungguh menghentikan penyebab kerusakan hutan akibat penebangan liar dan kebakaran hutan. Justru harus berusaha untuk memperbaiki hutan dan lingkungan yang telah rusak dan kritis. "Caranya dengan memperbanyak jumlah pohon-pohonan sehingga tercipta ruang hijau yang luasan dan kerapatannya memadai, "ujarnya.

Sejalan dengan program tersebut, pemkab bersama beberapa instansi terkait akan memberikan bantuan sekitar 200.470 batang bibit. Tanaman ini diharapkan bisa ditanam di wilayah hutan negara maupun di sekitar permukiman warga.Rincinya, bibit bantuan dari BPDAS Pemali Jratun sekitar 186.500 batang. Terdiri dari jati TBT 90.000 batang, jati kultur jaringan 40.000 batang, mangga 30.000 batang, rambutan, petai, durian, sukun, dan melinjo.Bibit bantuan dari Dinas Kehutanan Provinsi Jateng sebanyak 8.500 batang. Berupa jati TBT 7.000 batang dan mangga sekitar 1.500 batang. Bibit bantuan dari Himpunan Pensiunan Kehutanan sekitar 3.320 batang. Termasuk bantuan dari UNS sekitar 2.150 batang yang berupa tanaman kepoh.Sementara, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Grobogan,Kepada Kontras Ir Zufron MM menambahkan, khusus wilayah hutan di KPH Gundih BKPH Juworo yang ditanami sekitar 15 ha. Sedangkan sisanya akan disebar di 19 kecamatan yang ada di Grobogan.

Setiap kecamatan nantinya akan mendapat bibit antara 10.000 sampai 12.000 batang. Dari kecamatan kemudian bantuan bibit didistribusikan kepada warga di setiap desa."Dari pelaksanaan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional di Grobogan dari target 2.683.226 batang, yang sudah ditanam sekitar 2.339.673 batang atau 87% pada Februari sampai September 2009," kata Zufron.

SENDANG KEYONGAN DIYAKINI BISA MENGOBATI PENYAKIT

Grobogan,Metro Realita-

Sebuah Desa terpencil yang 90% wilayahnya perbukitan, tak heran jika Desa tersebut sepi dari dari pengunjung, baik dari para pegawai maupun masyarakat umum apalagi pemuda pemudi, namun yang terjadi kali ini justru sebaliknya, Desa ini Ramai dipadati pengunjung, yang mana pengunjung tersebut rata pengalap berkah dan atau pasangan muda yang sedang dirundung jatuh cinta. Dalam penelusuran, kali ini menengok tempat Wisata Sendang Kyongan. berada di Desa Penganten Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan telah mencoba untuk menemui beberapa pejabat dari desa ,Kecamatan, maupun kabupaten yang tahu akan keberadaan Sendang Keyongan tersebut.

Menurut M Junaedi Kades Keyongan bahwa sendang tersebut setiap hari libur besar Nasional banyak dipadati pengunjung kurang lebih mencapai 500 orang. Diantaranya pengunjung tersebut berasal dari daerah Grobogan sendiri maupun sekitar Grobogan diantaranya Pati, Kudus, Blora, Demak, Rembang, Semarang dll. Pengunjung tersebut lebih didominasi oleh pasangan muda mudi, “mungkin ini masih terkait asal usul sendang ini” Jelasnya.

Dijelaskan oleh Junaidi bahwa karena sendang tersebut juga merupakan ada cerita Legendanya dari Perjalanan Cinta R.Ponocitro alisan Sunan Katong dan Roro Mendut yang merupakan kekasihnya. (Roro mrndut adalah Putri dari Sunan Prawoto yang merupakan Guru dari Sunan Katong)Sekilas dalam perjalanan Cinta mereka telah mati terbunuh oleh abdi dari Sunan Prawoto ditempat tersebut. ,karena roro mendut telah membakang perintah dari ayahanda yang saat itu memerintahkan abdinya mencari roro mendut untuk menyuruhnya pulang. Karena saat itu bertahun tahun pergi dengan sunan katong tanpa ada kabar berita dan tidak pulang. Dengan perintah Sunan Prawoto atas dasar jika mendut tidak tetap pulang agar dibunuh saja. Karuan saja karena yang dicari tidak mau pulang, sehingga abdi dengan terpaksa membunuh roro mendut, sementara ketika sunan katong tahu jika kekashnya terbunuh, karena saking cintanya sehingga sunan katong juga tidak tinggal diam, dia berusaha untuk menolong kekasihnya dengan cara menelungkupi, namun sia sia usahnya, sehingga dia ikut juga terbunh tertancap tombak abdi sunan Prawoto hingga menembus (keduanya tertusuk tombak)

Itulah sekilas cerita legenda tentang sendang keyongan, yang hingga kini masih ramai dipadati pengunjung setiap hari libur. Meski demikian, Sendang tersebut sampai kini pihak Pemkab Grobogan belum pernah ikut mengelolanya, selama ini sendang tersebut hanya 1005 dikelolo oleh pihak Desa tersebut. Secara otomatis segala sesuatunya dalm Biaya perawatan harus Desa setempat yang harus menanggung beban biaya. Tidak jarang masyarakat tersebut dengan suka rela secara iuran swadaya untuk dipakai biaya perawatan Sendang tersebut. Masyarakat setempat sanggat sadar karena diyakini bahwa jika menyumbang dana maupun tenaga mereka untuk kepentingan sendang tersebut mereka meyakini semakin lancar dalam mencari rejeki baik dari segi profesi apapun. Termasuk juga keselamatan terutama yang mereka harapkan.

Dalam pantauan metro realita bahwa sendang tersebut juga bermanfaat untuk menghidupi masyarakat setempat, karena sumber air tidak pernah surut sehingga bisa bermanfaat untuk air minum,pengairan sawah seluas 36 Ha, mandi dll.dengan demikiian sendang tersebut benar sangat membantu kelancaran ekonomi warga.Sementara itu kades berharap agar dalam hal ini Pihak Pemkab Grobogan ikut serta perduli dalam membangun sendang tersebut, karena dalam segi umum saja jelas bisa bermanfaat dalam meningkatkan ekonomi warga contohnya bisa untuk PDAM dan mengairi sawah. “Jelasnya.

Di sekitar Sendang Keyongan terdapat tanaman pohon besole yang besar dan rimbun, mata air Sendang Keyongan berkedalaman 4 M dan tidak pernah surut biarpun di musim kemarau. Pada bulan syawal sendang ini ramai didatangi pengunjung dari dalam maupun luar daerah seperti Kudus, Demak, dan lainnya. Sayangnya lokasi Sendang Keyongan sejak tahun 2006 sampai sekarang tidak pernah di rawat.

Sedangkan dari Disporabudpar (Dinas pariwisata) Suwarsi mengatakan bahwa Sendang Keyongan belum mendapatkan perawatan dikarenakan belum teralokasinya dana. Saat ini alokasi dana baru mencukupi untuk 3 lokasi Pariwisata yaitu Guwo Macan, Kedungombo dan Bledug Kuwu. Jelasnya.

panorama senja di grobogan

Kamis, 29 April 2010

wong grobogan

0 komentar:

 
 
 
 
Copyright © METRO POS GROBOGAN